Welcome to Spiritual Sharing
Spiritual Sharing helps you connect and share with the people in your life.

   Read to Content
Tak Bisa Berkata Kata

Asfa Davy Bya
Rabu, 12 Agustus 2009
Kategori : Curahan Hatiku

Ketika ashar usai di akhir bulan Syaban, dan ketika langit merunduk layu memasuki maghrib, orang-orang shaleh tak bisa berkata apa-apa. Mereka tetap duduk di atas sajadah, bermuhasabah, mengevaluasi diri, mata mereka berkaca-kaca, tanda haru dan sukacita, karena Ramadhan nan mulia segera datang. Tak ada kata-kata yang meluncur dari mulutnya, selain munajat kepada Sang Ilahi:

"Ya Allah, segala puji bagi-Mu. Yang membimbing kami untuk memuji-Nya, menjadikan kami para pemuji-Nya, supaya kami bersyukur akan kebaikan-Nya, dan supaya Dia membalas kami dengan balasan orang-orang yang berbuat baik. Segala puji bagi Allah, Yang menganugerahi kami dengan agama-Nya. Yang mengistimewakan kami dengan millah-Nya. Yang menunjukkan kami kepada jalan-jalan kebaikan-Nya supaya dengan karunia-Nya, kami berjalan menuju ridha-Nya dengan pujian kami yang Dia terima dan Dia ridhai.

Segala puji bagi Allah. Yang menjadikan di antara jalan-jalan itu bulannya. Bulan Ramadhan, bulan puasa, bulan Islam, bulan kesucian, bulan pembersihan dan bulan menegakkan shalat malam. Bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan petunjuk dan pembeda. Dia menjelaskan kemuliaannya di atas semua bulan, menjadikan di dalamnya kesucian yang berlimpah dan keutamaan yang terkenal. Dia mengharamkan di dalamnya yang di bulan lain dihalalkan. Dia larang di dalamnya makan dan minum sebagai penghormatan. Dia jadikan di dalamnya waktu yang tegas, tidak boleh didahulukan dan diakhirkan.

Lalu, Dia muliakan satu malam di antara malam-malamnya di atas malam-malam seribu bulan. Dia namakan Lailatul-Qadar. Pada malam itu turun Malaikat dan Malaikat Jibril, yang dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Sejahteralah, terus-menerus menaburkan berkat sampai terbit fajar, kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya, sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan-Nya.

Ya Allah, ilhamkan kepada kami mengenai karunia-Nya, mengagungkan kesucian-Nya dan menjaga apa yang dilarang-Nya. Bantulah kami untuk menjalankan puasa-Nya, dengan menahan anggota badan kami dari maksiat kepada-Nya. Dan menggunakannya untuk apa yang diridhai-Nya sehingga telinga-telinga kami tidak diarahkan pada kesia-siaan, dan agar mata kami tidak kami pusatkan pada kealpaan. Sehingga tangan-tangan kami tidak kami ulurkan pada larangan. Dan kaki-kaki kami tidak kami langkahkan pada keburukan. Sehingga perut-perut kami tidak kami isi kecuali yang Kau halalkan. Dan lidah-lidah kami tidak berbicara kecuali yang Kau contohkan. Kami tidak melakukan kecuali yang mendekatkan pahala-Mu. Kami tidak mengerjakan kecuali yang menjaga kami dari siksa-Mu.

Ya Allah, bantulah kami di bulan Ramadhan ini, untuk memperhatikan waktu-waktu shalat yang lima dan hukum-hukumnya yang Kau tentukan. Fardhu-fardhunya yang Kau fardhukan. Tugas-tugasnya yang Kau tugaskan dan waktu-waktunya yang Kau tetapkan. Di dalam shalat kami, naikkan kami kepada kedudukan orang yang memelihara kedudukannya. Yang menjaga rukun-rukunnya, yang melakukannya pada waktunya, sesuai dengan apa yang disunnahkan hamba-Mu, Rasul-Mu, saw. Yang dalam rukuknya dan sujudnya dan semua geraknya dengan kesucian yang paling banyak, dan yang paling sempurna. Yang dengan kekhusyu’an yang paling tampak dan paling dalam.

Dalam bulan ini ya Allah, bantulah kami untuk menyambungkan persaudaraan dengan kebajikan dan kekeluargaan. Agar kami memperhatikan tetangga kami dengan bantuan dan pemberian. Agar kami membebaskan harta kami dari tuntutan. Agar kami membersihkannya dengan mengeluarkan zakat. Agar kami menyambung lagi orang yang menjauhi kami. Agar kami memperlakukan dengan adil orang yang menyakiti kami. Agar kami berdamai dengan orang yang memusuhi kami, kecuali yang dimusuhi karena-Mu dan untuk-Mu.

"Ya Allah, aku bermohon kepada-Mu, jauhkan kami dari ketergelinciran tauhid-Mu, dari kekurangan dalam memuji-Mu, dari keraguan akan agama-Mu, dari kebutaan akan jalan-Mu, dari kelalaian akan kesucian-Mu, dari ketertipuan oleh musuh-Mu, syaitan yang terkutuk! Hapuskanlah dosa-dosa kami, bersamaan dengan hilangnya bulan sabit. Lepaskan kami dari tuntutan-Mu bersamaan dengan berlalunya hari-harinya, sehingga ketika bulan itu meninggalkan kami, Engkau telah membersihkan kami dari kesalahan, Engkau telah melepaskan kami dari keburukan. Ya Allah, sampaikan shalawat kepada Nabi Muhammad saw dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau melakukan apa yang Kau kehendaki, amin ya Rabbil ‘alamiin!"***

Desa Pamulang Barat
DAVY BYA, SH


Klik Button 'Share To Facebook' dibawah ini, sehingga seluruh teman teman sahabat sekalian di facebook juga bisa membaca naskah naskah di SS ini, semoga menjadi jalan kebaikan buat sahabat sahabat yang lain.






Help | Contact Us