Seseorang yang berkarir di bidang Militer misalnya, dipastikan memiliki keinginan untuk naik pangkat dengan berbagai harapan seperti meningkatnya gaji/penghasilan, tantangan dan tanggung jawab yang lebih besar, meningkatkan wilayah kewenangan, aktualisasi diri, dllsb.
Seseorang yang dinas di TNI AD yang masih berpangkat KAPTEN misalnya, pasti ingin naik pangkat menjadi MAYOR, terus menjadi LETNAN KOLONEL, KOLONEL, BRIGADIR JENDERAL, MAYOR JENDERAL, LETNAN JENDERAL, dan syukur syukur bisa mencapai JENDERAL bintang 4 dengan jabatan PANGLIMA Angkatan Darat, atau bahkan Panglima TNI.
Nah untuk terus menapaki / naik jenjang karir ini seorang personil militer harus senantiasa meningkatkan integritas, disiplin yang tinggi, belajar tiada henti, dan mengukir prestasi demi prestasi di Kesatuannya. Bisa dipastikan ikhtiar ini memakan waktu/ perjalanan yang sangat panjang. Prestasi akhir tentu tidak sama, ada yang mentok sampai Perwira Menengah, sampai BRIGJEN, dan sangat sedikit yang sampai bintang 4 ( diantara ratusan ribu orang personil militer )
...
ALLAH, adalah Rabb ul ‘alamiin, ... DIA lah yang Menciptakan alam semesta, yang Menciptakan seluruh makhluk, seluruh binatang, seluruh manusia, yang menumbuhkan setiap helai daun, yang menciptakan setiap titik air, ... yang Kekuasaannya tiada terbatas, serta pemilik seluruh apapun yang ada di segenap jagat raya yang sangat luas ini.
ALLAH , Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, menyediakan sangat banyak sarana bagi setiap makhluk ciptaannya untuk mengukir prestasi menjadi insan terbaik, naik pangkat, derajat , atau kedudukannya disisi NYA. Berikut saya (dengan memohon pertolongan Allah ) akan menulis beberapa kiat diantaranya.
Allah SWT pernah berfirman : intanshurullaha yanshurkum, wayutsbbit aqdaamakum, ... barang siapa yang menolong (agama) Allah, Allah pasti menolongnya, dan meneguhkan / menaikkan kedudukannya.
Rasulullah SAW pernah bersabda : Khairunnas anfa’uhun linnas, ... ‘sebaik baiknya ( yang paling berprestasi diantara manusia / hamba hamba KU ) adalah siapa yang paling banyak memberikan kemanfaatan kepada sebanyak banyaknya manusia yang lain.
Menolong Agama Allah sejatinya adalah salah satu jalan untuk mendapatkan pertolongan Allah, dan diteguhkan atau dinaikkannya kedudukan seseorang di mata Allah, dan insya Allah juga dikalangan manusia.
Pada dasarnya upaya menolong agama Allah ( Agama Islam ) ini adalah apa saja ikhtiar ,upaya , kegiatan , ataupun perjuangan yang nyata untuk memperluas syiar Islam dimana saja kita berada,. Termasuk disini juga adalah upaya membantu peningkatan ilmu atau kepahaman sebanyak banyaknya ummat terhadap ilmu ilmu agama, dan yang penting juga adalah ikhtiar apa saja yang membuat orang orang tertarik atau terdorong untuk melakukan amal shaleh , serta kebaikan kebaikan lain .
Spektrum ‘upaya menolong agama Allah’ ini amatlah luas, dan sangat sulit / terlalu rumit untuk dituliskan dalam bahasan ringkas. Intinya adalah upaya upaya nyata untuk membantu syiar Islam, mengajak kepada ilmu dan amal shaleh .
Contohnya praktisnya sangat banyak, diantaranya :
1. Membangun budaya shalat tepat waktu dengan memfoto copy jadwal shalat atau mencetaknya, membagi bagi bagikannya, mengingatkan siapa yang ada disekitar bila sudah masuk waktu shalat, mengajak untuk shalat berjamaah.
2. Membeli serta mewaqafkan mushaf Al Qur’an untuk masjid masjid, mewaqafkan buku Iqro di TPA TPA. Cukup memprihatinkan, di banyak mesjid, mushaf Qur’an yang tersedia sangat terbatas, kalaupun ada, banyak yang sudah lusuh ( kurang layak lagi dibaca).
3. Mengembangkan sarana sarana Dakwah seperti membangun Radio Komunitas misalnya, kita yang bisa menyiarkan rekaman ceramah ceramah yang menarik ( yang bisa direkam sendiri dari ceramah ceramah yang anda hadiri , atau dengan memutar kaset kaset ceramah yang bisa didapat di toko toko atau dibazar bazar). Jangkauan siaran radio komunitas ini memang cuma radius 5 km dari pemancarnya, akan tetapi dengan investasi sekitar Rp 5 juta seseorang sudah bisa menjadi Pendakwah di komunitas cukup besar tanpa harus berceramah didepan forum pengajian.
4. Belajar dan mulai menuangkan pemikiran pemikiran atau perenungan perenungan anda di Blog, Website atau di situs situs pertemanan. InsyaAllah ini akan dinilai sebagai salah satu bentuk syukur atas inspirasi, ilham atau hikmah yang kita dapatkan dari Allah melalui kejadian kejadian atau peristiwa yang kita lihat, kita dengar atau kita amati. Upaya menulis ini juga adalah salah satu ikhtiar berbagi ilmu, berbagi cahaya, serta saling memperkaya hati, membangun kearifan dan kematangan spiritual kita.
5. Dan lain sebagainya. Sangat banyak dan terlalu panjang kalau dibeberkan secara rinci
Akhir akhir ini, diseluruh pelosok negeri ( sampai di kampung kampung di Sumatera Barat yang belum lama ini saya datangi ), di pelosok kota, di jalan jalan utama, ditaman taman kota, di gang gang kecil, sampai didepan gundukan sampah, ratusan ribu poster, spanduk, dan baligoo dari ukuran kecil sampai ukuran besar terpasang secara menyolok.
Media yang dipasang itu ( yang kebanyakan tidak memperhatikan estetika pemasangan dan juga budaya orang timur dalam hal menonjolkan diri atau ngaku ngaku sebagai orang cerdas, kreatif, amanah, pro rakyat, atau bla bla bla lainnya ) pasti sangat mahal harganya ( dari total biaya yang terhabiskan ).
Upaya pemasangan banner, spanduk, baligoo itu pasti ditujukan agar orang orang ( yang mungkin akan ikut mencontreng ) akan memilih dirinya, agar nanti terpilih menjadi anggota Dewan , menjadi orang yang terpandang, dan mungkin niatan lainnya ( mudah mudahan ada juga yang niat nya benar benar lurus mengemban amanah konstituennya).
Kegiatan membanjiri ruang kota dengan Spanduk, Baligoo, dll pada akhirnya akan kembali kepada hasil akhir, menjadi caleg yang terpilih atau tidak ?, akan tetapi, ini sepenuhnya merupakan urusan masing masing pemasang Media Kampanye.
Di beberapa masjid dan mushalla, saya pernah melihat Banner dan Baligoo yang berisikan ‘ajakan bagi masyarakat untuk shalat berjamaah dimasjid, keutamaan shalat, dll. Ukuran media yang dicetak dengan digital printing itu cukup besar, sekitar 1,5 m x 4 m, cukup eye catching dan pesannya cukup jelas : mengajak orang banyak untuk gemar membaca Al Qur’an, mengajak orang ke masjid, serta mengajak orang menuju Ridho Allah. Teman yang memasang Media Informasi itu mengatakan , biaya pembuatannya cukup murah, tidak sampai 200ribu satu buahnya, lebih murah dari uang yang dihabiskan untuk nongkrong berempat orang di cafe . Tidak mahal, tapi bisa mengajak banyak orang untuk beramal shaleh. ( tidak jadi beli blackberry curve 8900 misalnya, bisa untuk memasang baligoo di 33 mesjid / mushalla, mengajak ribuan orang kepada kebaikan ). Teman saya ini juga mengajak siapa saja kalau ingin memasang baligoo serupa di masjid di lingkungan rumah, atau dimana saja yang pantas dipasang pesan berharga ini.
Sahabat sekalian, membangun citra diri, atau mencapai kenaikan pangkat butuh upaya dan keseriusan besar, berbiaya besar, makan waktu lama. Yang di dapat (insya Allah ) adalah jabatan yang lebih tinggi (strategis) pengakuan / penilaian manusia. Ya, atribut atau gelar bikinan manusia,
... sedangkan, membangun citra , kedudukan, ataupun derajat yang lebih tinggi disisi Allah ( pemilik seluruh alam, penentu segala sesuatu, pengatur seluruh takdir, .... ) jauh lebih mudah, tidak memerlukan biaya besar, dan tidak terlalu rumit rumit amat, ... banyak hal hal kecil yang bisa kita lakukan, ...
Syaratnya sederhana saja, ... kudu ikhlas, ... dan istiqamah, ...
... INTANSHURULLAHA YANSHURKUM, ... WAYUTSABBIT AQDAAMAKUM, ... ( Qur’an Surat Muhammad, ayat 7 )
Barang siapa yang menolong (agama) Allah, Allah pasti akan menolong urusan urusannya, serta Allah akan teguhkan (naikkan) kedudukannya
Ba’da ashar, Jum’at 27 maret 2009
Klik Button 'Share To Facebook' dibawah ini, sehingga seluruh teman teman sahabat sekalian di facebook juga bisa membaca naskah naskah di SS ini, semoga menjadi jalan kebaikan buat sahabat sahabat yang lain.